Mars Darah Juang

03:15 Add Comment
Mars Darah Juang

Lirik


Mars Darah Juang
Di sini negeri kami
Tempat padi terhampar
Samuderanya kaya raya
Tanah kami subur tuan

Di negeri permai ini
Berjuta Rakyat bersimbah rugah
Anak buruh tak sekolah
Pemuda desa tak kerja

Mereka dirampas haknya
Tergusur dan lapar
Bunda relakan darah juang kami
Tuk membebaskan rakyat

Mereka dirampas haknya
Tergusur dan lapar
Bunda relakan darah juang kami
Padamu kami berjanji


File Audio (.mp3)


Klik Disini
click to begin
1.0MB .mp3


Cara Mendapatkan File
1. Klik tautan yang ada di atas,

2. Scroll ke bawah hingga menemui kotak safelink,

3. Masukan password yang sudah saya berikan di bawah,

4. Tunggu hingga tautan file muncul.


Password Safelink : ilmumalas

Mars Totalitas Perjuangan

03:11 Add Comment
Mars Totalitas Perjuangan

Lirik


Mars Totalitas Perjuangan

Kepada para mahasiswa
Yang merindukan kejayaan
Kepada rakyat yang kebingungan
Di persimpangan jalan
Kepada pewaris peradaban
Yang telah menggoreskan
Sebuah catatan kebanggaan
di lembar sejarah manusia

Wahai kalian yang rindu kemenangan
Wahai kalian yang turun ke jalan
Demi mempersembahkan jiwa dan raga
Untuk negeri tercinta
Wahai kalian yang rindu kemenangan
Wahai kalian yang turun ke jalan
Demi mempersembahkan jiwa dan raga
Untuk negeri tercinta


File Audio (.mp3)


Klik Disini
click to begin
2.8MB .mp3


Cara Mendapatkan File
1. Klik tautan yang ada di atas,

2. Scroll ke bawah hingga menemui kotak safelink,

3. Masukan password yang sudah saya berikan di bawah,

4. Tunggu hingga tautan file muncul.


Password Safelink : ilmumalas

Mars Politeknik Keuangan Negara STAN

00:06 Add Comment
Mars Politeknik Keuangan Negara STAN


Lirik


Mars PKN STAN

Politeknik Keuangan Negara STAN
Berbakti meraih cita mulia
Demi kejayaan bumi persada kita
Penuhi panggilan nusa

Teguh terampil dan berbudi karya
Berdiri hadapi tantangan dunia
Bekal ilmu mengabdi tuk nusa dan bangsa
Mengelola keuangan negara

Terus maju menjunjung Pancasila
Harapan bangsa di pundak kita
Semangat lah untuk
Indonesia tercinta

Politeknik Keuangan Negara STAN
Berbakti meraih cita mulia
Demi kejayaan bumi persada kita
Penuhi panggilan nusa

Indonesia tercinta



File Audio (.mp3)


Klik Disini
click to begin
1.4MB .mp3


Cara Mendapatkan File
1. Klik tautan yang ada di atas,

2. Scroll ke bawah hingga menemui kotak safelink,

3. Masukan password yang sudah saya berikan di bawah,

4. Tunggu hingga tautan file muncul.


Password Safelink : ilmumalas

Latihan Soal Sejarah Pembagian Zaman Berdasar Geologi

08:59 Add Comment
Latihan Soal Sejarah Pembagian Zaman Berdasar Geologi

A. Pilihan Ganda

1. Pada zaman dahulu paham yang mengatakan bahwa bumi merupakan pusat dari semesta alam dikenal dengan istilah...
a. Geo steady theory,
b. Neosentrisme,
c. Geosentrisme,
d. Heliosentrisme,
e. Mikrokosmos.

2. Salah satu tokoh yang mendukung teori ledakan besar (big bang theory) adalah...
a. Thomas Gold,
b. Geoge Lemaitre,
c. Fred Hoyle,
d. Herman Bondi,
e. Galileo Galilei.

3. Galaksi yang memiliki bentuk seperti pilinan yang amat besar dengan terdapat sebuah nukleus atau inti di tengah dan cakram merupakan pengertian dari galaksi...
a. Spiral,
b. Elips,
c. Tak beraturan,
d. Hexagonal,
e. Lingkaran.

4. Immanuel kant mengemukakan bahwa terbentuknya tata surya berawal dari gumpalan kabut yang berputar perlahan-lahan sehingga bagian tengah tersebut berupah menjadi gumpalan gas dan membentuk matahari, serta bagian pinggir membentuk planet-planet merupakan pengertian hipotesis tata surya dari teori...
a. Planeesimal,
b. Pasang surut,
c. Bintang kembar,
d. Big bang,
e. Nebula.

5. Zaman kedua dari zaman geologi disebut dengan zaman...
a. Neozoikum,
b. Paleozoikum,
c. Arkaikum,
d. Tersier,
e. Mesozoikum.

6. Zaman dimana sudah mulai muncul hewan-hewan besar seperti Dinosaurus merupakan tanda-tanda dari zaman...
a. Neozoikum,
b. Mesozoikum,
c. Tersier,
d. Kuarter,
e. Plestosen.

7. Zaman geologi yang berlangsung sekitar 65 sampai dengan 55 juta tahun yang lalu dengan ditandai dengan keadaan bumi yang semakin membaik dan perubahan cuaca tidak begitu ekstrim disebut dengan zaman...
a. Arkaikum,
b. Paleozoikum,
c. Mesozoikum,
d. Neolitikum,
e. Neozoikum

8. Zaman yang mana pada saat itu temperatur mengalami kenaikan sehingga lapisan es di kutub utara mencair dan membuat tinggi permukaan naik terjadi pada zaman...
a. Holocen,
b. Interglasial,
c. Glasial,
d. Paleolitikum,
e. Alluvium.

9. Penemuan fosil oleh Dr. Eugene yang ditemukan di lapisan Trinil dan digadang-gadang sebagai missing link (penghubung antara kera dengan manusia) disebut dengan...
a. Pithecantropus Erectus,
b. Megantropus Palaeojavanicus,
c. Pithecantropus Mojokertensis,
d. Pithecantropus Robustus,
e. Homo Wajakensis.

10. Penemuan fosil  oleh Von Rietshoten yang ditemukan di lapisan Ngandong serta disebut sebagai nenek moyang Australia disebut dengan...
a. Homo Wajakensis,
b. Homo Soloensis,
c. Homo Australiensis,
d. Pithecantropus Erectus,
e. Megantropus Palaeojavanicus.

11. Jenis manusia purba yang memiliki ciri-ciri volume otak 450cc, tulang pipi tebal, tulang kening menonjol ke depan, tidak memiliki dagu, dan memakan tumbuh-tumbuhan merupakan ciri-ciri dari...
a. Megantropus,
b. Pithecantropus,
c. Homo,
d. Kera,
e. Manusia peralihan.

12. Berikut ini yang bukan merupakan ciri-ciri jenis manusia purba Homo adalah...
a. Berat badan sekitar 30 sampai dengan 150 kg,
b. Volume otak sekitar 750 sampai dengan 900 cc,
c. Berjalan tegak,
d. Mulut menonjol ke depan,
e. Muka dan hidung lebar.

13. Pithecantropus Robustus merupakan penemuan fosil manusia purba yang ditemukan oleh...
a. Dr. Eugene,
b. Weidenreich,
c. Ter Haar,
d. Oppenoorth,
e. Tjokrohandojo.

14. Jenis manusia purba yang memiliki ciri volume otak 750-900 cc, rahang bawah kuat, tidak berdagu, dan kening menonjol ke depan merupakan ciri dari...
a. Pithecantropus,
b. Homo,
c. Megantropus,
d. Kera,
e. Manusia peralihan.

15. Berikut ini jenis fosil manusia purba yang ditemukan di lapisan Ngandong antara lain...
a. Megantropus Palaeojavanicus, Pithecantropus Robustus, dan Pithecantropus Mojoketensis,
b.  Megantropus Palaeojavanicus, Pithecantropus Mojoketensis, dan Homo Soloensis,
c.  Pithecantropus Robustus, Pithecantropus Erectus,
d. Homo Wajakensis dan Pithecantropus Erectus,
e. Homo Soloensis dan Homo Wajakensis

16. Berikut ini merupakan urutan lapisan dari atas ke bawah pleistosen secara urut adalah...
a. Ngandong, Trinil, dan Jetis,
b. Trinil, Jetis, dan Ngandong,
c. Jetis, Ngandong, dan Trinil,
d. Ngandong, Jetis, dan Trinil,
e. Jetis, Trinil, dan Ngandong.

17. Geologi Belanda yang berhasil menemukan jenis fosil manusia purba di lapisan Ngandong ialah...
a. Ter Haar dan Weidenreich,
b. Ter Haar dan Oppenoorth,
c. Dr. Eugene dan Oppenoorth,
d. Dr. Eugene dan Weidenreich,
e. Ter Haar dan Von Koenigswald.

18. Menurut para ahli jenis fosil manusia purba dinamakan Pithecantropus Robustus yang memiliki arti...
a. Manusia besar dari Jawa,
b. Manusia kera berasal dari Mojokerto,
c. Manusia kera kuat,
d. Manusia kera tegak,
e. Manusia cerdas.

19. Proses pengumpulan makanan pada masa berburu dan meramu dikenal dengan istilah...
a. Food producing,
b. Food gathering,
c. Food cooking,
d. Food Croping,
e. Harvest.

20. Teknik pembuatan logam yang dapat digunakan berulang kali disebut...
a. Pahat,
b. A cire perdue,
c. Bilvave,
d. Tempa,
e. Cetak.


B. Soal Esai

1. Jelaskan teori yang menyebabkan kepunahan reptil besar!

2. Sebutkan perbedaan ciri-ciri antara manusia purba homo dengan megantropus!

3. Bagaimakah letak Indonesia jika dilihat dari lempeng dunia?

4. Sebutkan local genius yang disebutkan oleh Breandes!

5. Jelaskan yang dimaksud teknik bilvave dan a cire perdue!

Materi Kimia Sifat Koligatif Larutan

22:01 Add Comment


Sifat koligatif larutan merupakan sifat fisika larutan yang hanya ditentukan oleh jumlah partikel zat terlarut. Sifat koligatif larutan meliputi penurunan tekanan uap jenuh larutan (∆P), kenaikan titik didih larutan (∆Tb), penurunan titik beku (∆Tf), dan tekanan osmotik (π).

Penurunan Tekanan Uap Jenuh (∆P)

Penurunan tekanan uap larutan adalah berkurangnya tekanan uap suatu larutan relatif terhadap tekanan uap pelarut murninya. Tekanan uap larutan (P) lebih kecil dibandingkan dengan tekanan uap pelarut (P0). Jadi, dirumuskan sebagai berikut.

Larutan elektrolit :
P= Xt x i xP0i = 1 + (n-1)α

Larutan non elektrolit :
P= Xt xP0

dan perhitungan ∆P dan P dapat dikaitkan pula dengan perhitungan berikut. 
P= Xp xPdanP =P0-P

Keterangan :
P =penurunan tekanan uap larutan
P=tekanan uap larutan
P0= tekanan uap pelarut murni
n = jumlah mol zat terlarut i= faktor van't Hoff α= derajat ionisasi

Beberapa contoh peristiwa penurunan tekanan uap :
  • Tingginya kadar garam di Laut Mati,
  • Pembuatan kolam renang apung.

Penurunan Titik Beku (∆Tf)

Penurunan titik beku larutan adalah berkurangnya titik beku suatu larutan relatif terhadap titik beku pelarut murninya. Titik beku larutan lebih rendah dibandingkan titik beku pelarut. Hal ini disebabkan oleh adanya zat terlarut pada larutan. Semakin banyak partikel zat terlarut, semakin besar penurunan titik beku larutan, semakin kecil titik beku larutan. Penurunan titik beku suatu larutan dapat dinyatakan sebagai berikut :

Larutan elektrolit : ∆Tf = m x Kf x i ; i = 1 + (n-1)α

Larutan non elektrolit : ∆Tf = m x Kf 

Jika : m = n x 1000/p

Maka rumus diatas dapat dinyatakan sebagai berikut : ∆Tf = n x 1000/p x Kf

Keterangan :
∆Tf = penurunan titik beku m = molalitas larutan
n = jumlah ion
i = faktor van't Hoff
α = derajat ionisasi
p = massa pelarut

Beberapa contoh peristiwa penurunan tiitk beku :
  • Penambahan NaCl sebagai zat antibeku pada salju,
  • Pemberian etilen glikol pada radiator mobil untuk mencegah bekunya air radiator pada musim dingin,
  • Antibeku pada tubuh hewan,
  • Pemberian garam pada pembuatan es krim.

Kenaikan Titik Didih (∆Tb)

Untuk dapat mendidih (tekanan uap air mencapai 1 atm) maka diperlukan suhu yang lebih tinggi. Besarnya kenaikan suhu itulah yang disebut kenaikan titik didih (∆Tb).

Kenaikan titik didih suatu larutan dapat dinyatakan sebagai berikut :

Larutan elektrolit :
∆Tb = m x Kf x i ; i = 1 + (n-1)α

Larutan non elektrolit :
∆Tb = m x Kf 

Jika : m = n x 1000/p Maka rumus diatas dapat dinyatakan sebagai berikut :
∆Tb = n x 1000/p x Kb

Keterangan :
∆Tb=kenaikan titik didih
m = molalitas larutan
n = jumlah ion
i = faktor van't Hoff
α = derajat ionisasi
p = massa pelarut

Beberapa contoh penerapan kenaikan titik didih adalah :
  • Penyulingan komponen-komponen minyak bumi,
  • Distalasi,
  • Air mendidih. 

Tekanan Osmotik(π)

Peristiwa bergeraknya partikel (molekul atau ion) melalui dinding semipermeabel disebut osmosis. Jadi, tekanan osmotik (π) adalah tekanan yang digunakan untuk melawan persistiwa osmosis.  Tekanan osmotik suatu larutan dapat dinyatakan sebagai berikut :
π = M x R x T

Keterangan :
π  = tekanan osmotik (atm)
M = konsentrasi molar (M)
R  = tetapan gas ideal (0,082 L atm/mol K)
T  = suhu tekanan mutlak (K)


Beberapa contoh penerapan tekanan osmotik :
  • Mengontrol bentuk sel,
  • Naiknya air tanah melalui akar ke seluiruh bagian tanaman,
  • Penggunaan graam dapur untuk membunuh lintah,
  • Proses yang terjadi dalam mesin cuci darah,
  • Penggunaan garam dapur untuk mengawetkan makanan,
  • Penggunaan cairan tetes mata,
  • Pemisahan zat beracun dalam air limbah sebelum dibuang ke lingkungan.

Latihan Soal Sejarah Berpikir Kronologis, Sinkronik, Ruang, Dan Waktu

08:10 Add Comment
Latihan Soal Sejarah Berpikir Kronologis, Sinkronik, Ruang, Dan Waktu

A. Pilihan Ganda

1. Syajarah secara etimologi merupakan kata sejarah yang berasal dari bangsa Arab yang memiliki arti...
a. Kisah,
b. Pohon,
c. Cerita,
d. Kejadian,
e. Peristiwa penting.

2. Sejarah merupakan kejadian yang dibuat oleh manusia merupakan pengertian dari istilah dari...
a. Syajaratun,
b. History,
c. Istoria,
d. Geschicte,
e. Babad.

3. Cerita yang mengisahkan kehidupan seseorang yang ditulis oleh orang lain disebut...
a. Autobiografi,
b. Biografi,
c. Topografi,
d. Babad,
e. Kitab.

4. Dalam bahasa Nusantara, kata sejarah yang berasal dari Minangkabau disebut dengan...
a. Tutui teteek,
b. Tambo,
c. Babad,
d. Pustaka,
e. Kitab.

5. "Tutui teteek" merupakan padanan kata sejarah yang berasal dari daerah...
a. Jawa,
b. Minangkabau,
c. Pulau Roti,
d. Minahasa,
e. Papua.

6. Menurut sejarahwan Kuntowijoyo, sejarah menyuguhkan fakta secara...
a. Ideologi, demografis, umum, dan empiris,
b. Ideologi, diakronis, umum, dan empiris,
c. Ideografis, diakronis, unik, dan empiris,
d. Ideografis, demografis, unik, dan empatis,
e. Ideografis, demografis, umum, dan empatis.

7. Sejarah merupakan salah satu cabang ilmu pengetahuan yang meneliti dan menyelidiki secara sistematis keseluruhan perkembangan masyarakat serta kemanusiaan di masa lampau beserta kejadian-kejadian dengan maksud untuk kemudian menilai secara kritis seluruh hasil penelitian tersebut, untuk selanjutnya dijadikan perbendaharaan pedoman bagi penilaian dan penentuan keadaan sekarang serta arah proses masa depan, merupakan pengertian sejarah oleh...
a. R. Abdulgani,
b. Moh. Yamin,
c. Moh. Ali,
d. Aristoteles,
e. Patrick Gardiner.

8. Sejarah merupakan kajian untuk menceritakan suatu perputaran jatuh bangunnya seseorang, tokoh, masyarakat, dan peradaban adalah pengertian sejarah yang dikemukakan oleh...
a. Aristoteles,
b. Herodotus,
c. Moh. Yamin,
d. Moh. Ali,
e. Poerwadarminta,

9. Sejarah merupakan ilmu yang mempelajari apa yang telah diperbuat oleh manusia adalah pengertian sejarah yang dikemukakan oleh...
a. Moh. Ali,
b. Roeslan Abdulgani,
c. Bryce,
d. Gardiner,
e. Walsh.

10. W. J. S. Poerwadarminta mengemukakan 3 pengertian sejarah yang terdapat dalam bukunya yang berjudul...
a. Kamus Besar Bahasa Indonesia,
b. Kamus Umum Bahasa Indonesia,
c. Sejarah Indonesia,
d. Jas Merah,
e. Sejarah Umum.

11. Moh. Ali memperjelas pengertian sejarah menjadi 3 uraian yang berupa...
a. Jumlah, ideografis, dan cerita perubahan, kejadian atau peristiwa di sekitar kita,
b. Jumlah, ilmu, dan cara perubahan, kejadian atau peristiwa di sekitar kita,
c. Jumlah, ilmu, dan cerita perubahan, kejadian atau peristiwa di sekitar kita,
d. Jenjang, ideologi, dan cara perubahan, kejadian atau peristiwa di sekitar kita,
e. Jenjang, ilmu, dan cerita perubahan, kejadian atau peristiwa di sekitar kita.

12. Ketidaksamaan suatu keadaan yang satu dengan yang lain dari waktu ke waktu yang lain disebut dengan istilah...
a. Diakronis,
b. Sinkronis,
c. Persamaan,
d. Perubahan,
e. Kontinuitas.

13. Sebuah peristiwa sejarah tidak mungkin datang secara tiba-tiba merupakan satu konsep konsep sejarah tentang...
a. Ruang,
b. Waktu,
c. Sinkronis,
d. Diakronis,
e. Kontinuitas.

14. Manifestasi suatu perkembangan aspek kehidupan masyarakat yang terus menerus, sekalipun situasi dan kondisi berubah dalam ilmu sejarah merupakan pengertian dari...
a. Kontinuitas,
b. Diskontinuitas,
c. Sinkronis,
d. Diakronis,
e. Perubahan.

15. Konsep berpikiri dengan ciri-ciri memanjang dalam waktu namun dalam ruang yang terbatas merupakan konsep dari...
a. Diakronis,
b. Sinkronis,
c. Ruang,
d. Waktu,
e. Kontinuitas.

16. Konsep berpikir yang mempelajari peristiwa sezaman atau secara horizontal disebut dengan konsep...
a. Diakronis,
b. Sinkronis,
c. Ruang,
d. Waktu,
e. Kontinuitas.

17. Di bawah ini merupakan salah satu ciri-ciri dari konsep berpikir sinkronik yaitu...
a. Bersifat vertikal,
b. Cakupan kajian luas,
c. Mengkaji pada masa tertentu,
d. Bersifat sederhana dan mudah dipahami,
e. Memiliki konsep perbandingan.

18. Menurut etimologi bahasa diakronis berasal dari diachronic yang memiliki arti...
a. Melalui waktu,
b. Melalui tempat,
c. Dibatasi waktu,
d. Dibatasi tempat,
e. Berhubungan waktu.

19. Konsep yang merupakan konsep yang paling melekat dengan waktu disebut dengan konsep...
a. Perubahan,
b. Diakronis,
c. Sinkronis,
d. Ruang,
e. Waktu.

20. Dalam sejarah masa yang memiliki sifat terbuka dan berkesinambungan disebut dengan...
a. Masa lampau,
b. Masa sekarang,
c. Masa depan,
d. Masa prasejarah,
e. Masa sejarah.


Soal Esai

1. Jelaskan apa yang dimaksud dari babad menurut pengertian sejarah!

2. Mengapa manusia dalam sejarah disebut dengan istilah "The maker of history"?

3. Jelaskan konsep ruang dan waktu dalam sejarah!

4. Berikan penjelasan tentang keterikatan konsep ruang dan waktu dalam sejarah!

5. Apa yang dimaksud dengan kontinuitas dan diskontinuitas dalam sejarah?

Materi Sejarah Teori Masuknya Agama Dan Kebudayaan Hindu-Buddha Di Indonesia

21:35 Add Comment
Materi Sejarah Teori Masuknya Agama Dan Kebudayaan Hindu-Buddha Di Indonesia
Masuknya agama Hindu-Buddha tidak dapat dipisahkan dengan terjalinnya hubungan perdagangan antara India dengan Nusantara (Indonesia). Peristiwa ini menandai akhir dari zaman prasejarah Indonesia dan memasuki zaman sejarah.

Banyak teori yang menjadi dasar masuknya ajaran agama dan kebudayaan Hindu-Buddha di Indonesia. Berikut ini merupakan hipotesis atau teori masuknya ajaran agama dan kebudayaan Hindu-Buddha di Indonesia :


Teori Masuknya Hindu-Buddha

1. Teori kolonisasi,
Teori kolonisasi memberikan penjelasan bahwa proses masuknya ajaran agama dan kebudayaan Hindu-Buddha di Indonesia menekankan peran dari orang India itu sendiri dalam menyebarkan ajaran agama dan kebudayaan Hindu-Buddha di Indonesia. Dapat disimpulkan bahwa dalam teori ini, orang Indonesia sangatlah pasif dalam menjadi objek yang menerima ajaran agama dan kebudayaan Hindu-Buddha. Teori ini terbagi menjadi beberapa hipotesis sebagai berikut :

a. Hipotesis brahmana,
Hipotesis ini menjelaskan bahwa ajaran agama dan kebudayaan India dibawa oleh masyarakat dengan golongan brahmana. Hipotesis ini digagas oleh sejarahwan asal Belanda yaitu Van Leur. Beliau mengamati terhadap peninggalan kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia, beliau mendapati banyak prasasti-prasasti yang menggunakan huruf Pallawa dan bahasa Sanskerta. Oleh karena itu sangat jelas apabila ajaran agama dan kebudayaan Hindu-Buddha dibawa oleh pengaruh golongan brahmana. Hal ini disebabkan karena hanya kaum brahmana yang dapat menguasai huruf dan bahasa tersebut. Namun, teori ini juga kurang tepat karena para brahmana dalam tradisi Hindu terdapat pantangan bagi mereka untuk menyeberangi laut. Sedangkan Indonesia dengan India terpisah oleh lautan. Hal tersebut yang menjadi kelemahan dari hipotesis ini.



b. Hipotesis ksatria,
Hipotesis ksatria menjelaskan bahwa ajaran agama dan kebudayaan India dibawa oleh masyarakat dengan golongan ksatria. Dalam hipotesis ini dikemukakan oleh 3 tokoh antara lain :

-  J. L. Moens,
J. L. Moens memberikan penjelasan bahwa terjadi banyak kehancuran terhadap kerajaan di India Selatan pada sekitar abad ke-5, sehingga para golongan ksatria melarikan diri ke Indonesia. Selanjutnya mereka membentuk suatu kerajaan, hal ini didukung dengan semangat berpetualang yang biasa dimilikioleh para ksatria.

- C. C. Berg,
C. C. Berg memberikan penjelasan bahwa para golongan ksatria terlibat konflik terkait perebutan kekuasaan di Indonesia. Dengan bantuan golongan dari ksatria, golongan ksatria mampu membantu salah satu kelompok suku yang bertikai. Akhirnya golongan ksatria diberikan hadiah berupa dinikahkan dengan salah satu putri kepala suku atas bantuannya tersebut. Dari pernikahan dengan putri salah seorang raja tersebut membuat penyebaran ajaran agama Hindu-Buddha di Indonesia.

- Mookerji,
Mookerji memberikan penjelasan bahwa para ksatria membentuk sebuah koloni dan lambat laun berkembang menjadi sebuah kerajaan. Para ksatria ini kemudian mengadakan hubungan perdagangan dan mendatangkan orang dari India untuk membangun candi-candi di Indoneisa.


Dari ketiga hipotesis tentang teori ksatria memiliki kelemahan yaitu :
- Tidak adanya bukti prasasti yang menandai penaklukkan maupun kerjaman kerajaan di Indonesia oleh kerajaan di India,
- Para ksatria tidak menguasai huruf Pallawa dan bahasa Sanskerta.



c. Hipotesis waisya,
Hipotesis waisya ini digagas oleh N. J. Krom yang menyatakan bahwa ajaran agama dan kebudayaan India dibawa oleh masyarakat dengan golongan waisya (para pedagang). Para pedagang ini mengadakan hubungan dagang dengan masyarakat di Indonesia yang disesuaikan dengan angin musim. Jikalau angin musim tidak memungkinkan mereka untuk kembali ke India, maka mereka akan menetap sementara di Indonesia. Hal tersebut dapat memungkinkan para pedagang tersebut membawa pengaruh kebudayaan India di Indonesia.

Namun hipotesis ini memiliki kelemahan yang berupa golongan waisya tidak dapat menguasai huruf Pallawa dan bahasa Sanskerta yang hanya dikuasai oleh golongan brahmana. Selain itu juga terdapat kelemahan yaitu jika ditilik lebih dalam kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia kebanyakan terdapat di pedalaman dan tidak ada kerajaan yang terdapat di pesisir pantai.



d. Hipotesis sudra,
Hipotesis sudra ini digagas oleh Von van Faber yang menyatakan bahwa ajaran agama dan kebudayaan India dibawa oleh masyarakat dengan golongan sudra. Beliau mengungkapkan bahwa adanya peperangan di India mengakibatkan golongan ini menjadi orang buangan. Mereka meninggalkan India dan mengikuti kaum waisya.




2. Teori arus balik
Teori arus balik dikemukakan oleh F. D. K. Bosch yang menentang teori kolonisasi. Berikut ini yang dikemukakan oleh Bosch tentang teori kolonisasi:
a. Ditilik dari peninggalan yang ditemukan, teori kolonisasi tidak memiliki bukti yang kuat,
b. Apabila terjadi perkawinan antara orang India dengan Indonesia, seharusnya ditemukan keturunannya di Indonesia, namun kenyataannya tidak ditemukan,
c. Dilihat dari segi arsitektur candi di Indonesia berbeda dengan candi di India,
d. Huruf Pallawa dan bahasa Sanskerta hanya dikuasai kaum brahmana, namun pada kenyataannya masyarakat pada waktu itu menggunakan bahasa yang digunakan oleh kebanyakan orang India.

Teori arus bali oleh Bosch mengemukakan bahwa yang pertama kali datang ke Indonesia ialah kalangan intelektual dari India, ia menyebarkan ajarannya dengan ikut menumpang dengan kapal dagang. Karena pengaruhnya yang sangat kuat, masyarakat di Indonesia menjadi tertarik untuk mengikuti ajaran tersebut, hingga akhirnya banyak orang Indonesia yang pergi ke India untuk berkunjung dan belajar ajaran agama Hindu-Buddha di India. Sekembalinya ke Indonesia mereka mengajarkan ajaran tersebut ke masyarakat setempat. Hal ini dibuktikan dengan adanya prasasti Nalanda yang berisi bahwa Raja Balaputra (Raja Sriwijaya) meminta raja di India untuk membangun wihara di Nalanda yang digunakan untuk menimba ilmu para pelajar atau tokoh itu menuntut ilmu di sana. Mereka kembali ke Indonesia dan menyebarkan pengaruh Hindu-Buddha di Indonesia.



Pengaruh Kebudayaan Hindu-Buddha Terhadap Kehidupan Masyarakat Indonesia

1. Bidang agama,
Masuknya pengaruh Hindu-Buddha membuat masyarakat di Nusantara yang telah menganut kepercayaan animisme dan dinamisme menerima kepercayaan baru yaitu ajaran agama Hindu-Buddha.

2. Bidang pendidikan,
Peran kaum brahmana memegang peranan penting pada bidang ini, karena merekalah yang memberikan ilmu kepada masyarakat. I-Tsing mengatakan bahwa Kerajaan Sriwijaya telah mendirikan suatu sekolah yang memiliki taraf seperti perguruan tinggi yang digunakan untuk belajar agama Buddha.

3. Bidang bahasa,
Peninggalan kerajaan Hindu-Buddha meninggalkan prasasti yang menggunakan huruf Pallawa dan bahasa Sanskerta. Selain itu bahasa Sanskerta juga berperan dalam memperkaya bahasa kita bahasa Indonesia yang memiliki banyak kata serapan dari bahasa Sanskerta.

4. Bidang seni,
Pengaruh dari masuknya ajaran Hindu-Buddha dalam bidang seni ialah munculnya relief dan sastra. Relief merupakan hiasan pada dinding candi yang sesuai dengan kebudayaan India. Selain itu pada sastra, terlihat pada penggunaan huruf Pallawa dan bahasa Sanskerta. Adapun sastra seperti Ramayana dan Mahabarata yang berasal dari kebudayaan India. Adapula yang merupakan hasil dari pujangga Indonesia yaitu Negarakertagama (Mpu Prapanca), Arjunawiwaha (Mpu Kanwa), Sutasoma (Mpu Tantular).

5. Bidang sosial,
Pengaruh pada bidang sosial terlihat dari sistem pemerintahan dan kemasyarakatan. Setiap kelompok kecil bersatu membentuk kepemilikan wilayah dan dipimpin oleh seorang kepala suku. Oleh karena itu lahir pula kerajaan-kerajaan seperti Kutai, Sriwijaya, dan Tarumanegara.