Materi Kimia Sel Elektrokimia

22:14 Add Comment
Haloooo Gais, balik lagi sama ILMU MALAS!! Maaf banget gais, udah jarang upload karena sibuk kuliah... Gaiss... Gimana nih hasil SBMPTNnya atau SNMPTNnya? Pasti pada ketrima yaaa.. Amin, yang belum ketrima, jangan panik... masih ada ujian-ujian yang lain dan ILMU MALAS siap membantu anda untuk materi kimia kelas 12 yang satu ini... Check this out!!

SEL ELEKTROKIMIA


Salah satu penerapan reaksi redoks dalam kehidupan sehari-hari sebagai sumber arus searah atau baterai. Arus listrik yang dihasilkan oleh sumber arus searah disebabkan adanya aliran elektron yang bergerak pada penghantar. Arus elektron yang terjadi pada sumber arus tersebut berasal dari reaksi redoks yang terjadi di dalamnya.

Bila logam tembaga (Cu) dimasukkan ke dalam larutan perak nitrat (AgNO3) maka pada permukaan logam tembaga akan segera terbentuk laposan perak, sedangkan larutan akan berubah warnanya menjadi biru karena terbentuknya ion Cu2+  .



Reaksi yang terjadi adalah :
  • Ag+ (aq) + Cu → Ag (s) + Cu2+ (aq)  
  • (tak berwarna)                     (biru)
Reaksi diatas sebenarnya terdiri dari dua reaksi yaitu setengah reaksi oksidasi dan reduksi, yaitu :
  • Setengah reaksi oksidasi yang merupakan reaksi oksidasi logam tembaga. 
    • Cu(s) →  Cu2+ (aq)  + 2e-
  • Setengah reaksi reduksi yang merupakan reaksi reduksi ion perak. 
    • Ag+ (aq) + e- →  Ag (s)
Perpindahan elektron terjadi dalam larutan secara langsung dari logam Cu ke ion Ag+. Apabila perpidahan elektron tersebut dapat dilewakan pada suatu kawat penghantar maka akan menghasilkan arus listrik. Luigi Galvani (1780) dan Alessandro Volta (1800) melalui percobaannya dapat menghasilkan arus listrik yang dihasilkan dari reaksi redoks. Perangkat sumber arus searah itu dikenal dengan Sel Volta atau Sel Galvani. Sel Volta terdiri dari elektrode Zn yang dicelupkan ke dalam larutan ZnSO4 dan elekrode Cu yang dicelupkan ke dalam larutan CuSo4. Kedua larutan ini dipisahkan oleh dinding berpori, atau dihubungkandengan jembatan garam, yaitu semacam pipa yang berisi agar-agar yang mengandung garam, misalnya kalium nitrat (KNO3). 

Menurut konsep, elektronika, arah aliran elektron berlawanan dengan arah arus listrik, oleh karena elektron bergerak dari Zn ke Cu, maka arus listrik bergerak arus elektrode Cu menuju elektrode Zn. Berdasarkan hal itu pula, maka elektrode Cu sebagai asal-usul arus merupakan kutub listrik positif dan elektrode Zn menjadi kutub negatif. 

Menurut konsep elektrokimia, anode merupakan elektrode tempat terjadinya reaksi oksidasi. Dalam hal sel Volta ini yang berlaku sebagai anode adalah elektrode zink. Katode adalah elektrode tempa berlangsungnya reaksi reduksi, dan dalam hal ini yang bertindak sebagai katode adalah elektode tembaga. 

Berdasarkan dua pengertian tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa di dalam sel elektrokimia, kutub positif merupakan katode dan kutub negatif adalah anode. Jadi, yang menentukan suatu elektrode sebagai anode atau katode adalah reaksi yang terjadi pada elektrode tersebut. 


Pada sel Volta dengan elektrode terpisah diperlukan jembatan garam yang berfungsi sebagai penghantar elektrolit (mengalirkan ion-ion dari satu elektrode ke elektrode lain) guna mengimbangi aliran elektron dari anode ke katode. 
Bila zink melepaskan elektron menjadi ion Zn2+, maka pada larutan di sekitarnya kekurangan muatan negatif, untuk itu ion negatif (NO3-) yang terdapat pada jembatan garam akan keluar. Di katode, ion Cu2+ yang mengalami reduksi segera meningalkan sistem, maka di larutan pada elektrode tersebut menjadi sangat negatif karena ion SO42- kehilangan pasangannya akibatnya ion akan menarik ion SO42- yang terdapat pada jembatan garam. Dengan demikian, jembatan garam berfungsi mencegah terjadinya polarisasi muatan pada kedua elektrode atau depolarisator. 
Apabila konsentrasi larutan yang digunakan mempunyai konsentrasi 1 M, maka harga beda potensial yang terjadi pada sel Volta tersebut adalah 1,10 V. Reaksi yan terjadi pada sel Volta di atas adalah 
  • Anode : Zn(s) →  Zn2+ (aq)  + 2e-
  • Katode : Cu2+ (aq)  + 2e- → Cu(s) 
  • Reaksi sel :  Zn(s) + Cu2+ (aq) → Zn2+ (aq) + Cu(s) 
Sel Volta di atas dapat digambarkan dengan notasi sel : 
Zn | Zn2+  (1,0M)  ||  Cu2+  (1,0M) || Cu E० sel = +1,10 V 

Notasi sel menunjukkan elektrode yang berfungsi sebagai anode dan elektrode yang berfungsi sebagai katode. Anode (reaksi oksidasi) diletakkan di kiri dari katode (reaksi reduksi) diletakkan di kanan. Konsentrasi elektrolitnya dinyatakan dalam satuan molar (M) dan besarnya beda potensial dinyakan dalam satuan volt. 

Latihan Soal Sejarah Proses Masuk Berkembangnya Agama Dan Kebudayaan Hindu Buddha

08:07 Add Comment
Latihan Soal Sejarah Proses Masuk Berkembangnya Agama Dan Kebudayaan Hindu Buddha

A. Pilihan Ganda

1. Ajaran agama Hindu merupakan perpaduan atau sinkretisme antara kepercayaan bangsa ... yang merupakan penduduk asli ... dengan bangsa ... yang merupakan pendatang dari ... .
a. Dravida, Timur Tengah, Arya, India,
b. Arya, Asia Tengah, Dravida, Pakistan,
c. Arya, Timur Tengah, Dravida, India,
d. Dravida, India, Arya, Asia Tengah,
e. Arya, India, Dravida, Asia Tengah.

2. Dalam ajaran agama Hindu mengenal dengan ajaran politeisme, dalam ajarannya tersebut terdapat adanya tiga dewa utama yaitu...
a. Dewa Brahma, Dewa Syiwa, dan Dewa Wisnu,
b. Dewa Wisnu, Dewa Agni, dan Dewa Ganesha,
c. Dewa Brahma, Dewa Ganesha, dan Dewa Agni,
d. Dewa Syiwa, Dewa Aswin, dan Dewa Ganesha,
e. Dewa Chandra, Dewa Durgha, dan Dewa Brahma.

3. Tiga dewa utama yang dikenal dalam ajaran politeisme dalam agama Hindu dikenal dengan sebutan...
a. Trisula,
b. Trisakti,
c. Tripitaka,
d. Triteisme,
e. Trimurti.

4. Dalam ajaran agama Hindu berpegang pada salah satu kitab Weda yang terdiri dari empat himpunan yang dikenal dengan...
a. Brahmana,
b. Upanisad,
c. Winayapitaka,
d. Samhita,
e. Sutrantapitaka.

5. Dalam ajaran agama Hindu berpegang pada salah satu kitab Weda yang terdiri dari salah satu himpunan yang dinamakan Yajurweda yang berisikan...
a. Nyanyian-nyanyian suci yang diambil dari Regweda,
b. Pujian-pujian terhadap dewa-dewa,
c. Sloka-sloka yang diambil dari Regweda
d. Keterangan tentang upacara sesaji,
e. Mantra untuk berbagai keperluan.

6. Salah satu himpunan Kitab Weda yang berisian mantra-mantra untuk sihir, ilmu gaib, mengusir penyakit, menghancurkan musuh, mengikat cinta, serta memperoleh kedudukan dan kekuasaan merupakan isi dari himpunan...
a. Yajurweda,
b. Regweda,
c. Samaweda,
d. Atharwaweda,
e. Winayapitaka.

7. Kitab ajaran agama Hindu yang berisi tentang ajaran ketuhanan dan maksa hidup disebut dengan kitab...
a. Upanisad,
b. Winayapitaka,
c. Weda,
d. Abdidharmapitaka,
e. Brahmana.

8. Dalam ajaran agama Hindu mengenal dengan pembagian kasta yang mana para pedagang dan kaum buruh menengah ditempatkan pada kasta...
a. Sudra,
b. Brahmana,
c. Waisya,
d. Ksatriya,
e. Jaba.

9. Ajaran agama Buddha awalnya merupakan salah satu aliran dalam agama Hindu yang disebut dengan buddhisme, buddhisme dimunculkan dan dikembangkan oleh...
a. Dalai Lama,
b. Sidharta Gautama,
c. Sulak Sivararaksa,
d. Danghyang Tanuhun,
e. Danghyang Astapaka.

10. Ajaran agama Buddha mengenal kitab suci yang disebut Tripitaka yang berarti...
a. Tiga Kitab Suci,
b. Tiga Ajaran Hindu,
c. Tiga Himpunan,
d. Tiga Wahyu,
e. Tiga Keranjang.

11. Kitab suci agama Buddha yang berisi tentang peraturan dan hukum yang menentukan cara hidup para pemeluk agama Buddha adalah...
a. Upanisad,
b. Winayapitaka,
c. Atharwaweda,
d. Sutrantapitaka,
e. Abdidharmapitaka.

12. Kitab suci agama Buddha yang berisi tentang keterangan dan penjelasan tentang agama Buddha adalah...
a. Upanisad,
b. Winayapitaka,
c. Atharwaweda,
d. Sutrantapitaka,
e. Abdidharmapitaka.

13. Dalam ajaran agama Buddha mengajarkan tentang manusia hidup di dunia berada dalam kesengsaraan (samsara), untuk menghentikan kesengsaraan dapat dilakukan dengan mengamalkan astavidha atau dikenal dengan...
a. Delapan jalan,
b. Delapan kebaikan,
c. Delapan amal,
d. Delapan pelajaran,
e. Delapan tujuan.

14. Berikut ini merupakan salah satu yang bukan isi dari astavidha adalah...
a. Bersemedi,
b. Niat yang benar,
c. Penghidupan yang benar,
d. Makan dan minum yang benar,
e. Ajaran yang benar.

15. Dalam mempelajari ajaran agama Buddha, ajaran tersebut terpecah menjadi dua aliran. Aliran yang berpendapat bahwa manusia berusaha bersama-sama dan saling membantu untuk mencapai nirwana disebut dengan...
a. Buddha Hinayana,
b. Buddha Mahayana,
c. Buddha Mantrayana,
d. Buddha Vajrayana,
e. Buddha Tantrayana.

16. N. J. Krom menyatakan pendapat bahwa proses masuknya kebudayaan Hindu-Buddha melalui hubungan dagang antara India dan Indonesia merupakan teori yang dikenal dengan...
a. Hipotesis Brahmana,
b. Hipotesis Ksatriya,
c. Hipotesis Waisya,
d. Hipotesis Sudra,
e. Teori arus balik.

17. Berikut ini merupakan ahli yang menyatakan bahwa proses penyebaran agama Hindu-Buddha dilakukan oleh golongan Ksatria adalah...
a. J. L. Moens,
b. N. J. Krom,
c. J. C. Van Leur,
d. F. D. K. Bosch,
e. Von Van Vaber.

18. Berikut ini merupakan kelemahan dari Hipotesis Brahmana dalam menyebarkan agama Hindu-Buddha di Indonesia adalah...
a. Para Brahmana tidak menguasai bahasa Sanskerta dan huruf Pallawa,
b. Tidak ditemukan prasasti yang mendukung,
c. Para Brahmana tidak diperkenankan keluar dari wilayah India,
d. Para Brahmana telah mengutus para kaum Ksatriya untuk menyebarkan agama Hindu-Buddha,
e. Para Brahmana memiliki pantangan dalam menyeberangi lautan.

19. Teori arus balik terhadap penyebaran ajaran agama Hindu-Buddha di Indonesia diperkenalkan oleh...
a. J. L. Moens,
b. N. J. Krom,
c. J. C. Van Leur,
d. F. D. K. Bosch,
e. Von Van Vaber.

20. Lahirnya kerajaan-kerajaan seperti Kutai, Tarumanegara, Sriwijaya, dan lain-lain merupakan salah satu pengaruh kebudayaan Hindu-Buddha terhadap kehidupan masyarakat Indonesia dalam bidang...
a. Agama,
b. Sosial,
c. Hukum,
d. Bahasa,
e. Ilmu pengetahuan.


Soal Esai

1. Jelaskan teori Ksatriya tentang penyebaran ajaran agama Hindu-Buddha di Indonesia!

2. Sebutkan kelemahan dari teori Waisya!

3. Jelaskan pendapat yang dikemukakan oleh C. C. Berg tentang penyebaran ajaran agama Hindu-Buddha di Indonesia!

4. Jelaskan teori Sudra tentang penyebaran ajaran agama Hindu-Buddha di Indonesia!

5. Sebut dan jelaskan pengaruh kebudayaan Hindu-Buddha terhadap kehidupan masyarakat Indonesia!

Latihan Soal Sejarah Pembagian Zaman Menurut Alat Yang Digunakan

07:47 Add Comment
Latihan Soal Sejarah Pembagian Zaman Menurut Alat Yang Digunakan

A. Pilihan Ganda

1. Pada zaman ini hidup manusia prasejarah yang mana memiliki corak berburu dan meramu untuk mempertahankan hidupnya. Zaman ini dikenal dengan zaman...
a. Neolitikum,
b. Mezolitikum,
c. Megalitikum,
d. Paleolitikum,
e. Logam.

2. Manusia prasejarah mempertahankan hidup salah satunya dengan cara berburu dan meramu. Meramu merupakan...
a. Kegiatan membangun rumah sederhana dengan mengambil bahan dari alam,
b. Kegiatan memperoleh makanan dengan cara memburu binatang, memasang perangkap, dan menjeratnya,
c. Kegiatan untuk mendapatkan bahan makanan dengan cara mengumpulkan bahan makanan dari alam,
d. Kegiatan membuat alat transportasi berupa perahu bercadik yang masih sederhana,
e. Kegiatan membuat alat-alat untuk mempermudah kegiatan dengan batu yang diperhalus.

3. Ciri-ciri khusus pada zaman batu mezolitikum adalah...
a. Alat yang digunakan sudah bertangkai,
b. Alatnya sudah tajam sempurna,
c. Alatnya masih kasar dan belum diasah,
d. Alatnya berupa kapak perimbas,
e. Alatnya berupa kapak pendek.

4. Nomaden adalah salah satu ciri pada manusia prasejarah yaitu...
a. Kebiasaan berpindah-pindah tempat tinggal,
b. Kebiasaan menetap di suatu tempat yang memiliki sumber makanan yang memadai,
c. Kebiasaan mengumpulkan makanan dari alam,
d. Kebiasaan mengubah hutan menjadi lahan siap tanam,
e. Kebiasaan membuat alat-alat sederhana dari batu yang dihaluskan.

5. Berikut ini merupakan salah satu hasil budaya pada zaman paleolitikum...
a. Kapak penetak,
b. Kapak serpih,
c. Kapak genggam,
d. Menhir,
e. Abris Sous Rosche.

6. Kjokkenmoddinger merupakan salah satu hasil budaya manusia prasejarah yang berupa...
a. Kapak sederhana yang berasal dari batu yang diasah,
b. Meja yang berasal dari batu,
c. Tugu yang berasal dari batu,
d. Gua yang menyerupai ceruk-ceruk di dalam batu karang,
e. Sampah-sampah dapur.

7. Abris Sous Rosche merupakan salah satu hasil budaya manusia prasejarah yang berupa...
a. Kapak sederhana yang berasal dari batu yang diasah,
b. Meja yang berasal dari batu,
c. Tugu yang berasal dari batu,
d. Gua yang menyerupai ceruk-ceruk di dalam batu karang,
e. Sampah-sampah dapur.

8. Abris Sous Rosche pernah diteliti oleh ilmuwan van Stein Callenfels pada tahun 1928 sampai 1931, penelitian tersebut dilakukan di daerah...
a. Bojonegoro,
b. Ngawi,
c. Ponorogo,
d. Surabaya,
e. Lumancong.

9. Kebudayaan Flake Culture merupakan hasil kebudayaan manusia prasejarah yang berupa alat-alat serpih yang berasal dari...
a. Bojonegoro,
b. Ngawi,
c. Ponorogo,
d. Surabaya,
e. Lumancong.

10. C. H. M. Heeren Palm merupakan peneliti yang menemukan lukisan dinding berupa babi hutan yang ditemukan di daerah...
a. Sulawesi Selatan,
b. Sulawesi Utara,
c. Sulawesi Tenggara,
d. Sulawesi Tengah,
e. Kalimantan Selatan.

11. Berikut ini merupakan hasil kebudayaan dari zaman neolitikum, kecuali...
a. Gerabah, arca, dan mata panah,
b. Gurdi, gerabah, dan perhiasan,
c. Kapak lonjong, kapak persegi, dan pisau neolitik,
d. Pisau neolitik, perhiasan, dan kapak lonjong,
e. Gurdi, mata panah, dan pisau neolitik.

12. Salah satu ciri khusus yang menandai perbedaan zaman neolitikum dengan zaman-zaman lainnya adalah...
a. Food gatherer,
b. Food producer,
c. Nomaden,
d. Berburu,
e. Meramu.

13. Hasil kebudayaan zaman neolitikum berupa kapak yang dibuat dalam berbagai ukuran dan digunakan untuk mengerjakan kayu, serta dibuat dari batu api maupun chalcedon merupakan hasil kebudayaan zaman neolitikum yang dinamakan...
a. Kapak persegi,
b. Kapak lonjong,
c. Kapak sumatra,
d. Kapak penetak,
e. Kapak perimbas.

14. Salah satu hasil kebudayaan manusia prasejarah berupa mata panah banyak ditemukan di Gua Lawa yang bertempat di daerah...
a. Bandung,
b. Cirebon,
c. Tasikmalaya,
d. Tuban,
e. Ngawi.

15. Kehidupan manusia prasejarah sudah mulai menetap dengan membangun tempat tinggal berupa rumah panggung untuk menghindari binatang buas, merupakan ciri khas pada zaman...
a. Paleolitikum,
b. Mesolitikum,
c. Neolitikum,
d. Megalitikum,
e. Logam.

16. Kehidupan manusia prasejarah sudah mulai mengenal kepercayaan Animisme dan Dinamisme yaitu percaya dengan roh nenek moyang, tumbuhan, hewan, dan benda-benda yang diyakini memiliki kekuatan mistis, merupakan ciri khas dari zaman...
a. Paleolitikum,
b. Mesolitikum,
c. Neolitikum,
d. Megalitikum,
e. Logam.

17. Berikut ini merupakan hasil kebudayaan zaman megalitikum yang benar, kecuali...
a. Menhir, dolmen, sarkofagus, dan waruga,
b. Kubur batu, waruga, dolmen, dan keranda batu,
c. Punden berundak, waruga, kubur batu, dan dolmen,
d. Arca, waruga, punden berundak, dan kubur batu,
e. Gurdi, menhir, dolmen, dan sarkofagus.

18. Berikut ini yang bukan merupakan hasil kebudayaan pada zaman perunggu adalah...
a. Nekara,
b. Arca perunggu,
c. Manik-manik,
d. Kapak corong,
e. Kapak lonjong.

19. Zaman yang mana menurut penelitian tidak pernah terjadi atau berlangsung di kawasan Indonesia, tetapi hanya di beberapa kawasan di Asia adalah...
a. Zaman emas,
b. Zaman perak,
c. Zaman perunggu,
d. Zaman tembaga,
e. Zaman besi.

20. Teknik yang digunakan manusia prasejarah dalam menghasilkan benda-benda dari perunggu dengan menggunakan cetakan batu dan dapat digunakan berkali-kali disebut dengan teknik...
a. Bivalve,
b. a cire perdue,
c. Cetakan lilin,
d. Lithograph,
e. Silkscreen.


B. Soal Esai

1. Sebut dan jelaskan hasil budaya yang ditemukan pada masa paleolitikum!

2. Sebut dan jelaskan ciri khas zaman mesolitikum!

3. Sebut dan jelaskan hasil budaya pada masa megalitikum!

4. Jelaskan pembagian zaman logam yang berkembang di kawasan asia maupun Indonesia!

5. Jelaskan kelebihan dan kekurangan serta perbedaan dari teknik a cire perdue dengan bivalve!

Latihan Soal Sejarah Asal Usul Nenek Moyang Bangsa Indonesia

02:50 Add Comment
Latihan Soal Sejarah Asal Usul Nenek Moyang Bangsa Indonesia

A. Pilihan Ganda

1. Menurut pendapat Drs. Moh. Ali, Nenek moyang bangsa Indonesia yang datang dari Yunan ke Indonesia dengan menggunakan...
a. Rakit tradisional,
b. Sampan sederhana,
c. Perahu bercadik,
d. Kapal sederhana,
e. Perahu tiang tinggi.

2. Suatu ilmu yang mempelajari tentang fosil-fosil manusia purba yang pernah hidup di masa lampau yang mana ilmu ini bertujuan unyuk merekontruksi asal muasal manusia, evolusi, persebarannya, lingkungan, cara hidup, dan budayanya merupakan ilmu bantu sejarah yang disebut...
a. Paleontologi,
b. Paleoantropologi,
c. Arkeologi,
d. Linguistik,
e. Filologi.

3. Suku yang sampai sekarang masih ada seperti suku Sakai di Siak dan suku Kubu di Jambi yang tergolong sebagai bangsa primitif sebagai suku...
a. Proto Melayu,
b. Deutro Melayu,
c. Pleistosin,
d. Wedoid,
e. Negroid.

4. Bangsa Melayu Muda atau yang kita kenal sebagai Deutro Melayu datang ke Nusantara sekitar...
a. 2000 SM,
b. 1800 SM,
c. 1600 SM
d. 400 SM,
e. 400 M.

5. Pendapat nenek moyang bangsa Indonesia yang menganggap bangsa Indoneisa berasal dari bangsa Mongol yang terdesak oleh bangsa yang lebih kuat sehingga mereka masuk ke kawasan Indonesia, merupakan pendapat oleh...
a. Gorys Kraf,
b. Mens,
c. Harry Truman Simandjutak,
d. Max Muller,
e. Hogen.

6. Perpindahan penduduk gelombang kedua oleh Deutro Melayu bersamaan dengan zaman perunggu, sehingga perpindahan ini membawa kebudayaan perunggu seperti kapak sepatu dan nekara yang berasal dari daerah...
a. Dong Son,
b. Yunan,
c. Pulau Formosa,
d. Pulau Paskah,
e. Taiwan.

7. Menurut Willem Smith bahasa Austria dibagi menjadi dua yaitu...
a. Austro Asia dan Austronesia,
b. Austro Asia dan Australia,
c. Austronesia dan Australia,
d. Togon dan Jerman,
e. Austro Asia dan Togon.

8. Bangsa Melayu Tua atau Proto Melayu merupakan orang-orang Austronesia dari Asia yang datang sekitar 1500 SM. Bangsa tersebut masuk ke wilayah Nusantara melalui 2 jalur, salah satunya melalui jalur utara yaitu melalui...
a. Malaysia-Sumatra,
b. Malaysia-Kalimantan,
c. Malaysia-Sulawesi,
d. Filipina-Kalimantan,
e. Filipina-Sulawesi.

9. Berikut ini merupakan suku-suku yang merupakan suku yang merupakan keturunan dari bangsa Melayu Muda yaitu...
a. Dayak, Toraja, dan Melayu,
b. Dayak, Jawa, dan Bugis,
c. Bugis, Toraja, dan Dayak,
d. Jawa, Bugis, dan Melayu,
e. Semua salah.

10. Kebudayaan yang merupakan budaya yang dibawa oleh Bangsa Melayu Tua ke Nusantara adalah...
a. Kapak lonjong,
b. Dolmen,
c. Kapak Corong,
d. Kapak Sepatu,
e. Sarkofagus.

11. Suku yang dimana di Indonesia sudah tidak terdapat lagi sisa-sisa kehidupan, namun di pedalaman Malaysia dan Filipina masih terdapat suku ini, yaitu suku Semang di Semenanjung Malaysia, sebagaimana yang dimaksud suku tersebut merupakan suku...
a. Suku Wedoid,
b. Pleistosen,
c. Suku Negroid,
d. Melayu Tua,
e. Melayu Muda.

12. Berikut ini rute yang ditempuh oleh Bangsa Melayu muda adalah...
a. Yunan-Vietnam-Sulawesi,
b. Tonkin-Vietnam-Malaya,
c. Dong Son-Vietnam-Malaya,
d. Yunan-Dong Son-Malaya,
e. Tonkin-Dong Son-Sulawesi.

13. Metode dalam Paleontologi yang digunakan untuk mengetahui usia fosil-fosil yang telah ditemukan dengan cara metode...
a. Radiocarbon,
b. Radioactive,
c. Double Declining Method,
d. Straight Line,
e. Running Age.

14. Ilmu bantu sejarah yang mempelajari benda-benda kuno disebut ilmu...
a. Paleografi,
b. Arkeologi,
c. Filologi,
d. Epigrafi,
e. Numismatik.

15. Filologi merupakan ilmu pengetahuan bantu sejarah yang mempelajari...
a. Naskah kuno,
b. Mata uang kuno,
c. Benda-benda kuno,
d. Tulisan kuno,
e. Fosil.

16. Pararaton merupakan naskah kuno yang menceritakan tentang riwayat...
a. Gajah Mada,
b. Ken Arok,
c. Sima,
d. Jaya Baya,
e. Jayawarsa.

17. Kitab Sundayana merupakan naskah kuno yang menceritakan tentang...
a. Perang Paregreg,
b. Perang Padri,
c. Perang Bubat,
d. Perang Saudara,
e. Perang Mataram.

18. Carita Parahiyangan merupakan naskah kuno yang menceritakan tentang...
a. Riwayat Raja Tarumanegara,
b. Perang Paregreg,
c. Leluhur Raja Sunda,
d. Perang Bubat,
e. Riwayat Raja Pajajaran.

19. Negarakertagama merupakan naskah kuno nusantara yang ditulis oleh...
a. Mpu Prapanca,
b. Mpu Gandring,
c. Mpu Tantular,
d. Mpu Sindok,
e. Mpu Panuluh.

20. Etnografi merupakan salah satu cabang ilmu antropologi yang menjelaskan tentang...
a. Naskah kuno,
b. Tulisan kuno,
c. Kebudayaan suku bangsa,
d. Mata uang kuno,
e. Fosil.



B. Soal Esai

1. Jelaskan bagaimana proses masuknya Bangsa Melayu Muda ke Nusantara!

2. Jelaskan teori atau pendapat Mohammad Yamin tentang asal usul Bangsa Indonesia!

3. Jelaskan teori atau pendapat Hogen tentang asal usul Bangsa Indonesia!

4. Sebutkan dan Jelaskan (minimal 5) macam-macam ilmu bantu sejarah!

5. Sebutkan hasil budaya yang dibawa masuk oleh Bangsa Melayu Muda!

Materi Kimia Reaksi Netralisasi

09:17 Add Comment

Reaksi Netralisasi adalah reaksi antara asam dengan basa yang menghasilkan garam. Contoh reaksi netralisasi adalah titrasi asam basa. Titrasi asam basa digunakan untuk menentukan kadar atau konsentrasi suatu larutan. 
Jika salah satu larutan diketahui molaritasnya, molaritas larutan yang lain dapat ditentukan dengan rumus sebagai berikut : 

Rumus Reaksi Netralisasi

( N x V ) asam = ( N x V ) basa

( a x M x V ) asam = ( a x M x V ) basa


Keterangan :
N : normalitas 
a : valensi asam/jumlah ion H+
b : valensi basa/jumlah ion OH-
M : molaritas (M)
V : volume larutan (mL)

Grafik Titrasi Asam Basa

Grafik yang menyatakan perubahan pH pada titrasi asam basa atau sebaliknya disebut kurva titrasi. Bentuk kurva titrasi bergantung pada kekuatan asam dan basa yang direaksikan.

Titrasi Asam Kuat dan Basa Kuat 

https://www.blogger.com/u/1/blogger.g?blogID=5756865119579751585#editor/target=post;postID=4106131236890179087;onPublishedMenu=allposts;onClosedMenu=allposts;postNum=0;src=link

 Titrasi Asam Lemah dan Basa Kuat 

https://www.blogger.com/u/1/blogger.g?blogID=5756865119579751585#editor/target=post;postID=4106131236890179087;onPublishedMenu=allposts;onClosedMenu=allposts;postNum=0;src=link

Titrasi Asam Lemah dan Basa Lemah 

https://www.blogger.com/u/1/blogger.g?blogID=5756865119579751585#editor/target=post;postID=4106131236890179087;onPublishedMenu=allposts;onClosedMenu=allposts;postNum=0;src=link


Contoh Soal :

Titrasi dilakukan antara larutan asam klorida dengan larutan kalium hidroksida. Titik akhir titrasi dapat diketahui dengan perubahan warna indikator. Pernytaan berikut yang tepat dengan peristiwa tersebut adalah..

A. Titik ekuivalen terjadi pada pH 10.

B. Titik ekuivalen terjadi pada pH kurang dari 7.

C. Indikator yang sesuai adalah bromtimol biru.

D. Indikator yang digunakan memiliki trayek 4,2-6,3.

E. Indikator alizarin kuning berubah warna pada titik ekuivalennya.

Jawaban : C

Titrasi terjadi antara asama kuat dengan basa kuat. Titik ekuivaken terjadi pada pH 7. Indikator yang sesuai adalah bromtimol bir dengan trayek pH 6,0-7,6. Trayek dengan pH 4,2-6,43 dimiliki oleh indikator metil merah. Indikator ini tidak sesuai digunakan untuk titrasi tersebut karena larutan akan berubahb warna sebelum titik ekuivalen tercapai. Sementara itu, alizarin kuning memiliki trayek pH 10,1-12,0 sehingga perubhan warna akan terjadi jauh setelah titik ekuivalen. 

Materi Kimia Larutan Asam Basa

08:44 Add Comment
Pada materi ini akan dibahas mengenai sifat-sifat larutan asam-basa dan indikator asam-basa. Larutan asam memiliki sifat yang berbeda dengan larutan basa. Keduanya dapat dibedakan dengan pengujian menggunakan indikator asam-basa. Sementara itu, stoikiometri larutan merupakan penerapan rumus yang berkaitan dengan konsentrasi dan pH larutan asam-basa.

Konsep Asam dan Basa

Konsep Arhenius

  •     Asam merupakan zat yang melepaskan ion H+ dalam air.
  •     Basa merupakan zat yang melepaskan ion OH- dalam air.

Konsep Bronsted Lowry

  •     Asam merupakan donor proton (H+).
  •     Basa merupakan akseptor proton (H+).
Konsep ini mengenai pasangan asam basa konjungasi.

Konsep Lewis

  •     Asam merupakan akseptor pasangan elektron bebas (PEB).
  •     Basa merupakan donor pasangan elektron bebas (PEB).

Sifat Asam dan Basa

Ciri-ciri umum larutan asam :
  • Berasa masam.
  • Bersifat korosif, terutama terhadap logam.
  • Dapat memerahkan kertas lakmus biru.
  • Larutan dalam air dapat menghantarkan arus listrik.
Ciri-ciri umum larutan basa
  • Berasa pahit.
  • Bersifat licin.
  • Dapat membirukan kertas lakmus merah.
  • Larutan dalam air dapat menghantarkan arus listrik.
  • Jika mengenai kulit, kulit akan melepuh (bersifat kausatik)

Indikator Asam Basa

Identifikasi asam dan basa dapat menggunakan beberapa indikator atau pH meter. Berikut ini adalah beberapa indikator asam basa berserta trayek dan warna pH meter.
  • Metil hijau (0,2-1,8) warna kuning-biru
  • Timol hijau (1,2-2,8) warna kuning-biru
  • Metil jingga (3,1-4,4) warna merah-kuning
  • Bromkresol hijau (3,8-5,4) warna kuning-biru
  • Metil merah (7,0-8,8) warna merah-kuning
  • Lakmus (4,5-8,3) warna merah-biru
  • Bromkresol ungu (5,2-6,8) warna kuning-ungu
  • Bromtimol biru (6,0-7,6) warna kuning-biru
  • Kresol merah (7,0-8,8) warna kuning-merah
  • Fenolftalein (8,3-10,0) tidak berwarna-merah
  • Alizarin kuning (!0,1-12,0) kuning-merah

Kekuatan Asam Basa

Kekuatan asam atau derajat keasaman (pH) suatu larutan dihitung berdasarkan konsentrasi ion H3O+ dan OH-

pH = -log [H3O+] = -log [H+]

pOH = -log [OH-]

pH = 14-pOH

Jenis atau Kekuatan

Kuat (terionisasi sempurna dalam air)

Asam :

 [H3O+] = M.a

atau  [H+] = M.a

a = valensi asam

Basa :

[OH-] = M.b

b = valensi basa

Keterangan :
M = molaritas asam atau basa

Lemah monovallen (terionisasi sebagian dalam air)

Asam :

[H3O+] =  √ Ka . M

atau [H+] = √ Ka . M

Basa :

[OH-] = √ Kb . M

Keterangan :
Ka = konsentrasi disosiasi asam
M = molaritas asam atau basa

Lemah polivalen (terionisasi sebagian dalam air)

Asam :

[H3O+] =  √ Ka1 . M

atau

[H+] = √ Ka1 . M

Ka1  >> 100
Ka2

Basa :

[OH-] = √ Kb . M

Kb1  >> 100
Kb2

Keterangan :
Ka = konsentrasi disosiasi asam
Kb = konsentrasi disosiasi basa
M = molaritas asam atau basa






Materi Kimia Larutan Elektrolit Dan Non Elektrolit

07:20 Add Comment

Halooo gais udah lama banget ya, ilmu malas engga ngebahas tentang kimia...

sekarang kita mau bahas lagi tentang kimia nih...udah masuk bulan Januari kan, bentar lagi berarti mau SBMPTN...

Sekarang kita mau bahas tentang Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit

Berdasarkan daya hantar listriknya larutan dibedakan menjadi dua, yaitu larutan elektrolit dan non elektrolit.

Larutan Elektrolit

Larutan elektrolit merupakan larutan yang dapat menghantarkan arus listrik. Larutan elektrolit terdiri atas elektrolit kuat dan elektrolit lemah. Perbedaan sifat keduanya diuraikan sebagai berikut.

Sifat-Sifat Elektrolit Kuat

  • Dalam air terionisasi sempurna.
  • α = 1
  • Daya hantar arus listrik kuat.
  • Contoh : asam kuat (H2SO4, HCl, HI, HBr, HNO3, HClO4), basa kuat (NaOH, KOH, Ca(OH)2), garam : hampir semua garam.

Sifat-Sifat Elektrolit Lemah

  • Dalam air terionisasi sempurna.
  •  0 < α < 1
  • Daya hantar arus listrik kuat.
  • Contoh : asam lemah (CH3COOH, H2CO3, HCN), basa lemah (NH4OH, Al(OH)3, Fe(OH)3), garam : garam rangkap dan garam merkuri.

Larutan Non Elektrolit

Larutan non elektrolit adalah larutan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik. Contoh : CO(NH2)2, C2H5OH dan C12H22O11. Sifat-sifat larutan non elektrolit :
  •     Dalam air tidak terionisasi.
  •     α = 0
  •     Tidak dapat menghantarkan arus listrik. 

Rumus Kekuatan Ionisasi

Kekuatan ionisasi suatu zat dinyatakan sebagai tetapan ionisasi (α)

 α = jumlah mol zat yang terionisasi
           jumlah mol zat mula-mula

Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit Berdasarkan Pengamatan Pada Elektrode dan Lampu

  • Pada uji daya hantar listrik larutan elektrolit kuat, lampu menyala redup atau lampu menyala terang serta terdapat banyak gelembung gas pada elektrode.
  • Pada uji daya hantar listrik larutan elektrolit lemah, lampu menyala redup atau lampu tidak menyala serta terdapat sedikit gelembung gas pada elektrode.
  • Pada uji daya hantar listrik larutan  non elektrolit, lampu tidak menyala dan tidak terdapat gelembung gas pada elektrode.